Cara Aman Bertransaksi Digital

Januari 21, 2021 by admin
Cara aman bertransaksi digital

Di era saat ini, dunia keuangan sedang tumbuh subur-suburnya. Mengapa? Karena di era ini semua hal yang berhubungan dengan transaksi dan pengiriman uang sudah bisa dilakukan via smartphone. Apalagi, pengguna smartphone di dunia semakin banyak. 

Jika kita mundur ke beberapa tahun belakangan, transaksi keuangan dirasa memang agak rumit. Bayangkan saja, kita harus membawa segepok uang ke bank hanya untuk bisa melakukan transaksi di teller. Lalu, bagaimana dengan sekarang? Transaksi bisa dilakukan di mana saja, bukan?

Ya, era modern telah membawa kita pada kemudahan yang tak tertandingi. Hanya bermodalkan smartphone saja, Anda sudah bisa melakukan berbagai transaksi keuangan di dalam sebuah genggaman. 

Namun, Anda juga perlu ingat bahwa segala sesuatu pasti memiliki risiko, apalagi ketika transaksi dengan memanfaatkan teknologi digital. Lalu, bagaimana agar segala risiko tersebut bisa diminimalisir? Mau tahu lebih lanjut, yuk simak ulasannya di bawah ini ya!

Photo by Brooke Lark on Unsplash
  1. Pastikan Platform yang Digunakan Berasal dari Perusahaan yang Kredibel 

Era digital yang semakin masif tentu mendorong beberapa orang untuk membuat berbagai aplikasi dengan tujuan tertentu. Nah, agar Anda terhindar dari aplikasi abal-abal dalam melakukan transaksi keuangan. Yuk, pastikan aplikasi yang Anda gunakan berasal dari PT atau perusahaan kredibel ya!

  1. Hindari Penggunaan WiFi Publik untuk Melakukan Transaksi Keuangan 

Percaya atau tidak, WiFi bisa menyimpan berbagai database informasi penggunanya, termasuk dalam hal transaksi keuangan. Untuk meminimalisir segala risiko seperti penyalahgunaan informasi pribadi, yuk hindari menggunakan WiFi publik ketika sedang bertransaksi ya!

  1. Jangan Pernah Membagikan Kode OTP kepada Orang Lain

Sering kali kita diingatkan oleh aplikasi penyedia jasa keuangan agar tidak memberikan kode OTP kepada orang lain, termasuk penyedia jasa keuangan itu sendiri. Hal ini disebabkan ada beberapa oknum yang sengaja memanfaatkan kelengahan customer untuk mendapatkan pundi-pundi uang. 

  1. Rutin Mengganti Password 

Rutin mengganti password adalah salah satu kunci mencegah terjadinya kebocoran informasi pribadi. Mungkin, hal yang perlu Anda lakukan adalah merancang kode unik dan menghapalnya untuk digunakan sebagai password.

  1. Lindungi Gadget Anda 

The last but not the least, tahap akhir yang bisa Anda lindungi dalam melakukan transaksi via digital adalah melindungi gadget, terutama di tempat umum. Caranya, mungkin dengan menggunakan anti gores berwarna gelap agar tak mudah terlihat oleh orang lain.

Bagaimana, apakah 5 poin di atas cukup membantu Anda dalam melakukan transaksi yang aman melalui digital? Jika iya, selalu terapkan 5 poin di atas ketika mau bertransaksi via digital ya!

Namun, jika Anda membutuhkan jasa pengiriman uang ke luar negeri, jangan sungkan untuk pakai aplikasi Transfez. Sekadar informasi saja, Transfez adalah salah satu aplikasi karya anak bangsa yang pastinya kredibel lantaran seluruh operasional telah terdaftar dan di bawah pengawasan dari Bank Indonesia dan PPATK serta mampu antarkan uangmu ke 50 negara dan 5 benua di dunia. 

Transfez - cara kirim uang keluar negeri murah mudah dan aman

Tak hanya itu saja, Transfez juga dikenal sangat murah dalam biaya pengiriman. Bayangkan saja, Anda hanya perlu merogoh kocek mulai dari 45 ribu saja serta tanpa hidden fee setelahnya. Asyik banget, kan?

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, jadikan Transfez sebagai andalan Anda untuk kirim uang ke luar negeri ya! Download di sini dan jangan lupa gunakan referral code “FREETRY” untuk nikmati gratis biaya pengiriman pertamamu.