Tantangan Perusahaan Lisensi Pengiriman Uang Indonesia di Era Globalisasi

December 17, 2019 by Author Transfez

Tahukah Anda, ada sekitar 2,9 juta Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di luar negeri? Sebagian WNI tersebut mengandalkan kiriman dana dari kerabat di Indonesia untuk biaya hidup atau kuliah. Karena itulah, keberadaan perusahaan lisensi pengiriman uang Indonesia dibutuhkan untuk memastikan transaksi aman dan terjangkau.

Namun, di sisi lain, perusahaan jasa pengiriman uang Indonesia harus menghadapi banyak tantangan di era globalisasi. Apa saja?

Harus Bisa Memberikan Layanan Cepat, Murah, dan Mudah

Tantangan Perusahaan Lisensi Pengiriman Uang Indonesia di Era Globalisasi

Era globalisasi tidak hanya mempengaruhi teknologi, tetapi juga kebijakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait bisnis remittance. PBB menetapkan aturan biaya pengiriman uang maksimal 3 persen dari jumlah dana yang dikirim.

Untuk bisa bersaing di era globalisasi ini, tentu perusahaan lisensi pengiriman uang Indonesia harus bisa mengikuti aturan dari PBB tersebut. Selain itu, perusahaan juga harus bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal pengiriman uang, yaitu memberikan layanan transfer uang cepat, murah, dan murah. 

Menjangkau Semua Kalangan

Tantangan Perusahaan Lisensi Pengiriman Uang Indonesia di Era Globalisasi

Tahukah Anda, jumlah unbanked people di Indonesia mencapai 80 juta jiwa? Sekitar 41,6 jiwa dari total unbanked people, tinggal di pedesaan. Rata-rata dari mereka melakukan pengiriman uang enam kali dalam setahun dengan biaya transaksi beragam. Melihat data tersebut, perusahaan pengiriman uang di Indonesia punya tantangan tersendiri dalam hal memberikan layanan transfer bagi unbanked people.

Cakupan Negara

Tantangan Perusahaan Lisensi Pengiriman Uang Indonesia di Era Globalisasi

Untuk bisa bersaing dengan perusahaan transfer dana global, perusahaan lisensi pengiriman uang Indonesia harus bisa memiliki cakupan negara tujuan pengiriman yang luas. Paling tidak, cakupan negara yang dimiliki adalah negara-negara tujuan pengiriman keluar Indonesia yang paling banyak diminati oleh masyarakat Indonesia seperti China, Singapura, dan Malaysia.

Memastikan Kejelasan Sumber Dana

Sebagai perusahaan remitansi profesional, mutu pelayanan mesti menjadi prioritas. Artinya, siapa pun yang membutuhkan jasa remitansi harus dilayani secara maksimal. Namun, di sisi lain, perusahaan remittance tepercaya juga harus tetap menjaga compliance atau kepatuhan pada aturan undang-undang yang berlaku. Salah satunya perusahaan wajib memastikan sumber dana pengguna jasa bukan dari hasil kejahatan atau pencucian uang. Terutama untuk pengiriman dana dalam jumlah besar, transaksinya harus sesuai dengan governance internasional.

Contoh kasus, seorang nasabah biasa mentransfer dana Rp50 juta untuk kerabatnya di luar negeri. Suatu ketika, ia mengirim uang sejumlah Rp100 miliar. Maka, perusahaan remitansi wajib menanyakan sumber dana tersebut kepada pengirim beserta tujuan pengirimannya.

Pertanyaannya, mampukah perusahaan lisensi pengiriman uang Indonesia menghadapi tantangan-tantangan tersebut? PT. Indo Koala Remittance menjawab tantangan-tantangan tersebut dengan menghadirkan Transfez.

Transfez

Transfez sudah mendapatkan lisensi resmi dari Bank Indonesia untuk melayani transfer dana ke lebih dari 30 negara. Layanannya mudah, aman, dan cepat. Selain itu, Transfez menetapkan biaya pengiriman flat yang murah. Tunggu apa lagi? Pakai Transfez sekarang!